Melihat Lebih Dekat Kampung Nelayan Belitung

Published by: 0

Melihat Lebih Dekat Kampung Nelayan Belitung , – Di Belitung terdapat perkampungan para nelayan  yang letaknya tidak jauh dari Pantai Bukit Berahu. Kampung yang berlokasi persis di Pantai yang bernama sama tersebut termasuk dalam wilayah yang ada di Kecamatan Sijuk. Saat melintasi kampung ini, pengunjung akan di manjakan dengan pemandangan ikan-ikan yang berlimpah di sana. Bisa di katakan, beberapa objek wisata yang ada di Belitung, Desa Nelayan Tanjung Binga ini menjadi surganya ikan.

Melihat Lebih Dekat Kampung Nelayan Belitung

Melihat Lebih Dekat Kampung Nelayan Belitung

Banyak agen travel yang mengajak mampir pesertanya di sana karena dianggap sebagai lokasi pusat oleh-oleh ikan asin. Semua ikan yang ada merupakan hasil tangkapan nelayan yang tentunya lebih fresh dan berbeda ketimbang anda membeli dari sebuah supermarket tertentu. Hasil tangkapan tersebut kemudian di jemur di pinggiran jalan menyapa pengunjung yang pada berdatangan.
kunjungi info tentang wisata belitung 

 

Bukan hanya indah, akan tetapi di kampung nelayan tersebut anda menemukan sikap para penduduk yang sangat ramah. Perlakuan yang amat baik tersebut membuat wisatawan makin betah berada di lokasi tersebut. Wilayah ini menjadi tempat penghasil ikan asin terbesar di Belitung. Selain itu, pemandangan yang asyik di bubuhi oleh banyaknya kapal-kapal belabuh nelayan yang membentuk formasi.

 

Semua kapal para nelayan tersebut mulai melaut pada pukul 13.00 dan kembali menjelang pagi tiba yakni pukul 03.00 dini hari. Bayangkan saja, betapa sulit para petani tersebut untuk mencari nafkah dan perjuangan yang sangat luar biasa. So, ketika membeli ikan disana usahakan jangan menawar ya! Karena harga yang di tawarkan sudah pasti terjangkau dan sepadan dengan perjuangan mereka.

 

Semua ikan yang sudah ada di pasarkan ke seluruh penjuru Belitung dengan harga Rp. 10.000/ kg. Selain ikan asin, makanan olahan dari laut lainnya yakni keripik yang terbuat dari ikan. Kampung nelayan Tanjung Binga di duduki sekitar 100 kepala keluarga. Adapun mereka yang ada di tempat tersebut bukan penduduk asli Belitung namun pendatang dari Bugis, Sulawesi Selatan. Ini menjadi bukti kekayaan alam Belitung dengan sebagian besar potensinya yang bersumber dari perairan.
baca juga  paket wisata belitung 3 hari 2 malam