Prosedur dan syarat pembuatan PT (Perseroan Terbatas)

Published by: 0

Prosedur dan syarat pembuatan PT (Perseroan Terbatas)

Sumber daya manusia yang banyak di Indonesia membuat lapangan pekerjaan di Indonesia selalu tidak cukup untuk emnampungnya. Hal ini memaksa orang-orang Indonesia untuk mendirikan lapangan pekerjaan sendiri atau biasa kita sebut dengan pengusaha.

Banyaknya pengusaha-pengusaha yang ada di seluruh Indonesia baik berbentuk UMKM atau yang lainnya, seiring berkembangnya jaman pasti akan diupgrade menjadi sebuah Badan Usaha yang salah satunya berbentuk PT.

PT merupakan jenis usaha berbadan hukum yang paling terkenal diantara jenis usaha berbadan hukum lainnya seperti CV, Firma, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, saya tertarik untuk mebuat artikel tentang bagaimana Prosedur dan syarat pembuatan PT.

Prosedur dan syarat pembuatan PT.sebenarnya susah susah gampang. Susah bagi orang yang pemalas dan nggak mau berusaha, dan gampang bagi orang yang semangat dan selalu berusaha. Apa aja sih prosedur dan syaratnya dan seberapa besar sih susahnya? Prosedur dan syaratnya adalah sebagai berikut:

  1. Mempersiapkan modal untuk mendirikan PT. ini nih yang berat, kita harus siap-siap modal banyak untuk membuat PT. Modal dasar PT adalah sebesar 50 juta rupiah dengan setoran minimal 25% sebagai modal untuk PT tersebut.tapi tenang.. denger denger pemerintah akan mempermudah kita dengan mengeluarkan aturan baru yang mana besar modal dasar pembuatan PT tergantung kesepakatan para pendirinya. Hal ini telah disebutkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2016 tentang Perubahan Modal dasar PT. akan tetapi persyaratan modal itu hanya berlaku untuk para UMKM saja.
  2. Setelah modal, hal yang perlu dilakukan adalah menentukan domisili usaha. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan Surat Keterangan Domisili Perusahaan.
  3. Menentukan bidang usaha sesuai KBLI. KBLI adalah singkatan dari Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia. Hal ini seperti adanya klasifikasi di dalam menentukan jenis usaha yang nantinya akan digunakan untuk melihat kode bidang usaha yang akan dimuat di dalam SIUP dan juga TDP
  4. Prosedur dan syarat selanjutnya adalah membuat BPJS Ketenagakerjaan untuk PT. Pengurusan BPJS bisa dilakukan secara online agar lebih cepat dan efisien.
  5. Membuat NPWP Perusahaan. Pebuatan NPWP ini dilakukan baik untuk direktur maupun perusahaan. Pembuatannya juga harus menggunakan format baru yaitu format di tahun 2015.
  6. Dan yang terakhir adalah pembuatan SIUP dan TDP. Pembuatan ini juga bisa dilakukan secara online untuk mempermudah persyaratan.dengan sekali login dan mengisi formulir online kita bisa mendapatkan SIUP dan TDP sekaligus.

Demikian Prosedur dan syarat pembuatan PT. Semoga bia dipahami dan semoga bermanfaat. Semangat dalam membuat usaha ya..