waktu yang paling Afdhal untuk membayar zakat.

Published by: 0

Saat paling penting untuk menyerah zakat fitrah yaitu saat pagi hari sebelumnya shalat Ied, oleh karena itu disunnahkan untuk mengakhirkan shalat ied untuk untuk berikan peluang pada golongan muslimin untuk membayar zakat fitrahnya pada fakir miskin. Mengenai saat wajibnya yaitu sesudah tenggelam matahari akhir bln. Ramadlan hingga sebelumnya dikerjakan shalat Ied. Dalilnya yaitu hadist Ibnu Abbas sebenarnya Rasululullah SAWbersabda :

”Barang siapa yang membayar zakat fitrah sebelumnya shlat Ied, jadi termasuk juga zakat fitrah yang di terima, serta siapa saja yang membayarnya setelah shalat ied, jadi termasuk juga sedekah umum (bukat zakat fitrah sekali lagi) “ (HR. Bukhari serta Muslim)

Hadist diatas menerangkan kalau siapa saja yang membayar zakat sesudah idul fitri, jadi tidak termasuk juga zakat fitrah, walau demikian termasuk juga sedekah umum. zakat fitrah dengan uang Dia jadi berdosa karna mengundur-undur pembayaran zakat fitrah dari saat yang sudah ditetapkan,

jadi sebaiknya ia bertaubat pada Allah SWT serta tidak mengulanginya kembali. Beberapa ulama menyebutkan kalau pembayaran zakat fitrah sebelumnya shalat Ied adalah hal yang sunnah serta disarankan, bukanlah adalah keharusan, hingga zakat fitrah yang dibayarkan sesudah shalat Ied masih tetap dipandang syah, serta batasan akhir pembayaran yaitu akhir hari raya.

Kalau seorang menginginkan membayar zakat fitrah satu atau dua hari sebelumnya hari raya pada bln. Ramadlan, jadi hal itu dibolehkan. Karna Ibnu Umar ra sempat membayar zakat fitrah pada panitia zakat satu atau dua hari sebelumnya hari raya Iedul Fitri. Bahkan juga beberapa ulama membolehkan membayar zakat fitrah pada awal bln. Ramadlan atau di pertengahan bln. Ramadlan.
Siapapun beberapa orang yang memiliki hak terima zakat? Di bawah ini 8 kelompok orang Islam yang memiliki hak terima zakat :

Fakir (orang yg tidak mempunyai harta)
Miskin (orang yang pendapatannya tidak memenuhi)
Riqab (hamba sahaya atau budak)
Gharim (orang yang mempunyai banyak hutang)
Mualaf (orang yang baru masuk Islam)
Fisabilillah (pejuang di jalan Allah)
Ibnu Sabil (musyafir serta beberapa pelajar perantauan)
Amil zakat (panitia penerima serta pengelola dana zakat)

Fakir serta Miskin

Grup fakir serta miskin adalah warga muslim yang perlu diprioritaskan dalam penerimaan zakat. Penyaluran dana zakat pada fakir miskin jenisnya ada dua, yakni untuk tujuan pemenuhan keperluan tidak mati keseharian ataupun untuk memberi kekuatan berwiraswasta.

Fisabilillah

Kelompok fisabilillah yaitu seorang atau satu instansi yang mempunyai aktivitas paling utama berjuang di jalan Allah dalam rencana menegakkan agama Islam. Beberapa fisabilillah penerima zakat sekarang ini bisa berbentuk organisasi penyiaran dakwah Islam di kota-kota besar, project pembangunan masjid, ataupun syiar Islam di daerah terpencil.

Mualaf

Mualaf termasuk juga orang yang memiliki hak terima zakat untuk mensupport penguatan iman serta takwa mereka dalam memeluk agama Islam. Zakat yang didapatkan pada mualaf mempunyai peranan sosial jadi alat mempererat persaudaraan sesama muslim. Disamping itu, amil zakat yaitu grup paling akhir yang memiliki hak terima zakat jika 7 grup yang lain telah memperoleh zakat.
Tersebut 8 kelompok yang memiliki hak terima dana zakat.